Wah jangan suka meremehkan baterai Cmos ya gan, hampir saja Saya akan membeli Motherboard anyar karena Komputer di rumah lagi Ngambek (gak mau masuk ke Bios, tapi fan nyala semua), ternyata setelah di cek dengan teliti bareng temen we, Baterai Cmosnya gan yg bermasalah.. *pengalaman pribadi gan, hhi.
Nah sekarang we mau ngasih sedikit info nih tentang apa sih Baterai Cmos itu, Manfaat dan Akibat yang ditimbulkan oleh si Baterai yang mungil ini:
Baterai Cmos
Baterai Cmos adalah salah satu bagian penting dari komputer. Sering kita
melupakan arti sebuah baterai Cmos bahkan banyak dari kita tidak tahu
sama sekali fungsi baterai Cmos. ‘Ketidak pedulian’ kita terhadap
baterai Cmos, seringkali melupakan kita pada beberapa masalah yang
terjadi akibat baterai Cmos. Dan kita disibukan dengan mencari penyebab
lain padahal penyebabnya adalah hal ‘sepele’; yaitu baterai Cmos tadi!
Apakah baterai Cmos itu?
Baterai CMOS (disebut juga CMOS RAM atau hanya CMOS) adalah baterai dengan voltase sekitar 12 Volt dan
berdiameter sekitar 1,5cm (pada umumnya, untuk baterai PC) pada laptop,
diameter dan bentuknya bisa berbeda. Baterai Cmos digunakan untuk
menyimpan setting pada Cmos (sebuah IC program pada komputer) atau biasa
disebut juga Bios. Itulah sebabnya mengapa tanggal dan jam di komputer
anda tetap berjalan meskipun komputer dimatikan, ya.. karena baterai
Cmos. Baterai Cmos merupakan baterai recharger yang akan di ‘charge’
kembali disaat komputer menyala.
"gambar: bentuk dari baterai cmos"
Kerusakan pada baterai Cmos
Baterai Cmos biasanya bisa bertahan lama (kurang lebih 5 tahun)
dengan syarat komputer anda sering dipakai sehingga baterai tetap bisa
terus di ‘charge’ ulang oleh komputer. Biasanya komputer yang tidak
dipakai lama atau ‘nganggur’ berbulan-bulan mengakibatkan baterai Cmos
akan habis dayanya diserap untuk kebutuhan Cmos/Bios.
Kerusakan kedua biasanya diakibatkan buruknya kualitas baterai. Dan
sayangnya baterai Cmos yang beredar di pasaran memang baterai Cmos
dengan kualitas ‘seadanya’ dengan harga bervariasi antara Rp. 3000
sampai Rp. 5000. Bahkan untuk pembelian partai, harga baterai Cmos tak
lebih dari Rp. 700 per baterai.
- Komputer tidak menyimpan tanggal, bulan dan tahun. Dan tentu saja, settingan yang kita buat di Cmos atau Bios akan berubah ke posisi ‘default’, akibatnya komputer akan selalu meminta untuk men-setup ulang dengan perintah-perintah seperti Press Del to Setup, atau Press F1 to Continue atau perintah-perintah lain semacamnya. Sangat mengganggu bukan?
- Bila baterai tidak menyimpan tanggal bulan dan tahun, maka di beberapa situs terutama Facebook maka akan timbul peringatan keamanan dan situs yang anda masuki dianggap berbahaya (untrust site)! Mengganggu juga bukan?
- Banyak terjadi, walaupun tidak sering, baterai-baterai Cmos menyebabkan komputer tidak bisa hidup! Atau bisa hidup sebentar lalu nge ‘hang’ kemudian tidak bisa dihidupkan kembali, lalu dibutuhkan waktu beberapa jam untuk bisa hidup kemudian mati kembali. Bahkan pada laptop, baterai Cmos sering bocor. Dan bocoran itu menetes pada Mainboard yang mengakibatkan konslet pada board laptop.
- Sebaliknya, kesalahan setting yang terjadi pada Bios atau Cmos pun yang mengakibatkan komputer tidak hidup disimpan oleh baterai, sehingga komputer tetap tidak bisa hidup.

Untuk menanggulanginya, tentu saja lakukan penggantian baterai. Pilih baterai yang cukup baik untuk menjamin baterai akan tetap bertahan lama dan tidak mengakibatkan kerusakan pada komputer.
Pada kasus tertentu, yaitu disaat komputer anda tidak menyala,
lakukan reset motherboard yang dikenal dengan istilah clear Cmos. Clear
Cmos ini digunakan untuk mengembalikan posisi setting bios ke posisi
defaulti akibat kesalahan setting maupun sebab lain.
Cara melakukan Clear Cmos
Biasanya tak jauh dari baterai Cmos ada sebuah Jumper Clear Cmos
(lihat gambar) dengan keterangan CLRTC atau CLR CMOS atau CMOS saja.
Jumper ini terdiri dari 3 kaki. Umumnya kaki pertama dan kedua di
hubungkan dengan sebuah konektor (berwarna biru dalam gambar) dalam
posisi normal. Untuk melakukan Clear Cmos, lakukan pemindahan posisi
konektor ke kaki kedua dan ketiga dalam posisi komputer mati. Lalu
balikan kembali posisi Konektor setelah sekitar 5 detik. Bios anda telah
di Clear pada posisi default.






0 komentar:
Posting Komentar